Nggak semua konten yang bersliweran di media sosial tuh berhasil ngerebut atensi orang-orang. Biasanya, konten yang bisa bikin netizen berhenti scroll itu ya yang punya storytelling yang bagus.
Storytelling konten yang bagus tuh nempatin konsumen sebagai aktor utamanya. Jadi, konsumen betul-betul ngerasa terlibat di dalam konten itu. “Relate” ini sebenernya juga bisa dikaitin dengan konten yang emosional atau sejauh mana konsumen bisa merasa dekat atau relate sama isi konten itu.
Contohnya, ada konten yang dinarasiin untuk membantu “mentrasformasi” hidup konsumen selaku aktor utamanya atau bisa juga konten-konten cerita di X yang seolah-olah narik konsumen untuk ikut nongkrong dalam konten itu.
Kalau kita lihat di media sosial @netflixid, mereka tuh di konten-kontennya sebetulnya nggak saklek cuma mempromosikan film/series terbarunya secara kaku. Mereka nyambung-nyambungin konten di OTT-nya dengan kehidupan keseharian gitu. Rizki Maulana ngasih contoh, misalnya ada konten promosi series Emily in Paris, tapi @netflixid bikin video pendek parodi judulnya: Emily in Poris. Video itu kek nyeritain what if, Emily tuh hidup di Indonesia yang mana relate dengan orang-orang Indonesia.
Trus, gimana sih cara biar bisa bikin konten yang relate dengan banyak orang? Rizki Maulana terinspirasi dari Andrew Prasatya ngajak peserta kelas berlatih nggunain metode yang dinamain “Forced Connection” untuk nemuin ide-ide konten yang sekiranya bisa relate sama konsumen. Nah, masuklah ke sesi praktik!
SESI PRAKTIK!
Jadi, di sesi praktik ini Rizki Maulana ngasih study case soal RevoUFlix yang pengin ngepromosiin film terbarunya, Doraemon.
Riset Kata Kunci
Pertama-tama, kita mesti riset tentang kata kunci apa yang kira-kira berhubungan dengan topik utama. Nah, karena dalam hal ini, topik utamanya adalah Doraemon, jadi dicarilah 10 kata kunci yang sekiranya berhubungan dengan Doraemon, kayak “Suneo”, “Dorayaki”, “Mesin Waktu”, dan masih banyak lagi. Pencarian kata kunci ini bisa pakai bantuan ChatGPT.
Lihat ke Diri Sendiri dan Sekitar
Rizki Maulana ngasih pertanyaan yang dianggap relate dengan orang banyak, semisal tentang: goals karier 5 tahun ke depan, perjuangan akhir-akhir ini, sama tren yang terngiang-ngiang. Setelah dapet jawaban-jawabannya, lanjut ke langkah ketiga.
Do the Forced Connection
Setelah kata kuncinya dah dapet, mulai deh dikoneksikan atau disambung-sambungin gitu antara kata kunci tentang film Doraemon" sama kata kunci tentang pertanyaan yang “relate” tadi. Misalnya nih, Suneo + Mandalika. Bisa jadi ide konten tentang Suneo yang superkarya pergi jauh-jauh dari Jepang ke Mandalika untuk nonton kompetisi MotoGP di Mandalika.
Kesan: Sesi praktik forced connection ini bener-bener seru, peserta kelasnya pada interaktif dan ide-ide liarnya keluar. Mengasyikkan!

